Pratama Arhan Tidak Merasa Dengan Kedatangan Calvin Verdonk Tersaingi dia Menyambut dengan Tangan Terbuka

Pemain Timnas Indonesia, Pratama Arhan, tidak merasa posisinya terancam dengan kedatangan Calvin Verdonk. Arhan justru menyambut bagus bergabungnya pemain NEC Nijmegen tersebut.

Calvin Verdonk, 27 tahun, akan menjalani pelaksanaan naturalisasi. Pemain keturunan itu dijadwalkan meniru pelaksanaan awal naturalisasi di DPR-RI pada Senin (3/6).

Verdonk juga sudah bergabung dengan Timnas Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan di Jakarta untuk dua lomba lanjutan Grup F Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 area Asia melawan Irak (6 Juni) dan Filipina (11 Juni).

Verdonk bergabung sejak Jumat (31/5). Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, sengaja mengundang Verdonk untuk latihan bersama.

Berkaitan kedatangan Verdonk yang berposisi sebagai bek kiri, Pratama slot deposit qris 5000 Arhan tidak merasa terancam. Selama ini Arhan hampir tidak tergantikan di pos tersebut.

“Tentunya bagus buat aku juga, bagus buat timnas juga. Sebab emang persaingan di regu bagus,” kata Arhan.

Berdasarkan Arhan, dengan persaingan yang kian ketat, akan membikin tiap-tiap pemain, termasuk dirinya untuk terus meningkatkan kesanggupannya. Pemain Suwon FC itu menilai hal tersebut betul-betul positif.

“Berdasarkan aku bisa meningkatkan skill aku, bisa berkembang lagi, dan bisa belajar dari pemain baru,” ujar suami Azizah Salsha tersebut.

Perlombaan uji coba antara Timnas Indonesia dan Tanzania di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (2/6) pukul 16.00 WIB berubah status.

Mulanya, lomba ini berstatus friendly match atau uji coba resmi. Tapi, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, minta status lomba diubah jadi training match.

Dengan demikian, tidak ada batasan pergantian pemain. Kedua regu bisa menurunkan semua pemainnya.

“Tujuannya bisa mengoptimalkan pergantian pemain sesuai keperluan, tidak cuma enam pemain. Perubahan itu diputuskan semalam, tadi dikala Match Coordination Meeting (MCM) sudah diputuskan. Semalam dari divisi internasional PSSI sudah kirim ke FIFA sudah dan disetujui,” kata Ketua Badan Regu Nasional (BTN), Sumardji, dikala ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (1/6).

Saat sesi konferensi pers, Shin Tae-yong juga memberi tahu hal serupa. Dia mengatakan perubahan ini sudah disepakati dengan regu Tanzania.

“Kami sudah sependapat dengan Tanzania bahwa ini bukan lomba resmi, namun training match. Jadi kami akan melaksanakan lebih dari enam pergantian. Jadi tidak ada skor (yang dihitung),” ujar Shin Tae-yong.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *